Tampilkan postingan dengan label Ciblek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ciblek. Tampilkan semua postingan
tanda tanda ciblek stress
tanda tanda ciblek stress bisa terdeteksi secara dini,
misalnya jika ciblek anda mulai berkurang nafsu makannya atau sepanjang hari ribut,
burung ciblek anda salto mulu itu pertanda ada seuatu pada ciblek anda,
di sarankan jika ciblek anda mulai ada gejala stress,
mandikan burung ciblek anda dengan cara di semprot-semprot ringan agar kembali segar,
namun dalam penyemprotanna jangan terlalu basah,
takutnya jika terlalu basah dalam penyiraman ciblek akan masuk angin,
belum bisa membayagkan bagaimana cara ngerokin ciblekk yang masuk angin.
burung ciblek suka salto
![]() |
| ciblek salto |
Berdasarkan pengalaman, nggak bisa menghilangkan gaya salto ciblek. Kalau tangkringan dimepet atas, ruang gerak ciblek jadi sempit, akibatnya pentet malah suka di bawah terus.
Hanya saja, kita tidak perlu merisaukan ciblek yang suka salto. Sejumlah ciblek jawara juga suka salto, bahkan begitu selesai salto, biasanya keluar tembakan2nya. Selama burung rajin bunyi, salto2 nggak apa2. Begitu salto lalu nembak2, salto-nembak2...., kalau jadi pola, malah bagus. Kalau Anda merasa risih melihat ciblek salto2, ya kalau mendengarkan tidak usah sembari dilihat. Dengarkan saja, dan percayalah, kalau dia rajin bunyi dengan tembakan2 yang dahsyat, ke lomba pun OK.
Kalau soal galaknya, bisa dikurangi dengan rajin menyemprotnya. Untuk mengurangi makanan ekstra (jangkrik dsb) berisiko membuat ciblek nggak lagi rajin bunyi.
ciblek galak cuma bikin pusing kalau kita pas mau mengganti minum-pakan karena sering mematuk. Setelah itu ya, nggak ada masalah. Makanya, kalau mau memasukkan tangan, kasih dulu jangkrik itu ciblek . Dengan paruh berisi jangkrik, biasanya dia nggak akan mengejar tangan kita yang masuk ke sangkar. Cuma perlu dibedakan antara galak dan birahi. Kalau birahi, belum tentu galak, tetapi selalu nabrak2 pengin ngejar jika ada orang lewat.
Untuk menguranginya, juga bisa main spray dg air. Coba saja ditreatment, dalam dua-tiga hari, biasakan lewat dekat ciblek sembari membawa semprotan air. Begitu dia teot-teot mengejar/turun pas Anda lewat, semprot dg air. Begitu terus nanti dia akan “kapok” dan nggak negjar2 lagi kalau ada orang lewat. Juga, jangan biasakan memberi jangkrik/makanan lain, langsung dengan menyodorkan di tangan. Hal itu membuat burung terbiasa bermanja dan akan turun dari tangkringan begitu orang (terutama yang biasa ngasih makan dengan cara menyorongkan) lewat. Demikian, semoga bermanfaat. (Duto)
Ciblek Kalung si petarung ulung
![]() |
| Ciblek Kalung |
Ciblek Kalung si petarung ulung - Ciblek adalah sejenis burung pengicau dari suku Cisticolidae (pada banyak buku masih dimasukkan ke dalam suku Sylviidae). Dalam bahasa Inggris burung ini dikenal sebagai bar-winged Prinia, merujuk pada dua garis putih pada setiap sayapnya. Nama ilmiahnya adalah Prinia familiaris Horsfield, 1821.(source;Wikipedia.Com)
Burung yang ramai dan lincah, yang sering ditemui di tempat terbuka atau daerah bersemak ditaman, pekarangan, tepi sawah, hutan sekunder, hingga ke hutan bakau. Juga kerap teramati diperkebunan teh. Dua atau tiga ekor, atau lebih, kerap terlihat berkejaran sementara mencari makanan di antara semak-semak, sambil berbunyi-bunyi keras cwuit-cwuit-cwuit.. ciblek-ciblek-ciblek-ciblek.. ! Ekor yang tipis digerakkan ke atas saat berkicau.
Mencari mangsanya yang berupa aneka serangga dan ulat, perenjak jawa berburu mulai dari permukaan tanah hingga tajuk pepohonan. Burung ini membuat sarangnya di rerumputan atau semak-semak hingga ketinggian sekitar 1,5 m di atas tanah. Sarang berbentuk bola kecil dianyam dari rerumputan dan serat tumbuhan.
Untuk pembahasan kali ini,saya mau membahas mitos bahwa Ciblek jenis kalung apa seekor petarung ulung??
sebelum kita bahas lebih jauh,mari sahabat KM (kicau mania) tengok ciri-ciri dari Ciblek jenis kalung ini:
Coba perhatikan sahabat semua,apabila kita amati dengan jelas,pada bagian dada pada ciblek tersebut tanda abu-abu yang biasa kita sebut kalung. Maka dari itu,banyak orang yang menyebut ciblek ini ciblek kalung.
Adapun perbedaan jantan-betina:
Jantan:
-kepala condong bulat agak besar/istilah jawa Njambe
-kaki panjang proposional/cengkraman kuat ciri fighter bagus
-paruh tebal hitam,rongga mulut juga hitam
-mata cerah bulat dan belotot
-ekor agak panjang dan rapat
Betina:
-kepala bulat kecil
-paruh tipis
-kaki cenderung pendek2
-pelipis mata ada tanda putih semacam alis
Dibandingkan dengan jenis lainnya,(ciblek pari/tebu,ciblek putih) menurut banyak pakar menyatakan bahwa jenis ini memang banyak di koleksi beberapa kicau mania. Karena banyak yang meyakini sekaligus mengamini kalau jenis ini memang memiliki sifat tempur yang luar biasa di tunjang roll lagu dan tembakan yang dahsyat, maka dari itu harga di pasaran agak mahal,mengingat juga dihabitat juga jarang dan stok dipasar juga menipis. Maka dari itu, ada kicau mania yang peduli dengan pelestarian burung ini,di daerah Cikarang tepatnya ada kicau mania yang berhasil mengembangbiakkan ciblek ini
Solusi Ciblek Tidak Takut Suara Motor
![]() |
| ciblek nyasar |
Namun sebenarnya hal itu bisa kita atasi dengan beberapa trik / Solusi Ciblek Tidak Takut Suara Motor dengan tujuan agar ciblek lebih jinak.Cukup mudah karena Solusi Ciblek Tidak Takut Suara Motor secara tidak sadar sudah menjadi kebiasaan kita dalam perawatan burung ciblek.
Solusi Ciblek Tidak Takut Suara Motor antara lain :
- Biasakanlah ciblek tersebut di taruh atau di tempatkan di suasana yang ramai misalnya Garasi atau depan rumah dimana setiap harinya banyak orang atau motor yang berlalu lalang. Pada awalnya memang ciblek akan agak sedikit stre namun jangan khawatir, ciblek stress hanya berlangsung 2-3 hari og, setelah itu ciblek tersebut akan terbiasa dengan suara motor atau lalu lalang dan cerewtnya si empunya burung.. :P
- Namun sebelum ciblek tersebut di tempatkan di tempat yang ramai ada baiknya ciblek di semprot air agar bulunya basah dan ciblek merasa segar sebelum di tempatkan di tempat rame,karena dengan basahnya bulu bulu ciblek secara otomatis akan merangsang kerja otak ciblek dalam mencerna suara-suara di sekitarnya, Tidak jauh beda dengan cara memaster anakan ciblek.
- Setelah di rasa ciblek tersebut cukup segar dan mampu beradaptasi dengan lingkungannya, segera pindahkan ciblek tersebut ke tempat yang seyogyanya..
- Cara tersebut diatas cukup untuk membuat Ciblek Tidak Takut Suara Motor lagi.Menurut pengalaman saya proses dari perawatan dengan tujuan Ciblek Tidak Takut Suara Motor hanya memerlukan 4-6 hari saja.
Sumber master manuk semarang Wahyu Varrel (search Google aja dengan id Ki Joyo Blekok)
Cara Menjinakkan Ciblek Liar
Cara Menjinakkan Ciblek Liar - Secara umum
bila burung bakalan kicauan anda hanya diberi makan dan minum tanpa
perawatan khusus maka burung kicauan anda akan lama jinaknya oleh sebab
itu dibutuhkan tips tertentu agar lebih cepat jinak, diantaranya adalah:
- Pada hari pertama anda mendapatkan burung pastikan burung bakalan mau makan, karena kalau tidak mau makan berarti burung anda tidak ada niatan untuk hidup. dan yang jelas anda harus tau makanannya apa? bedakan burung pemakan serangga dengan buah buahan oleh sebab itu berikan makanan yang sesuai dengan makanan kesukaannya.
- Letakkan burung ditempat yang sering dilalui manusia agar lebih cepat manusiawi alias cepat beradaptasi dengan manusia.
- Buat burung anda lapar sehingga burung akan bergantung dengan anda namun jadwal memberi makan harus diatur. misalnya pagi diberi jangkrik 3 ekor setelah itu biarkan sampai siang setelah jam 12 beri lagi 2 ekor jangkrik sampai sore jam 5 beri lagi jangkrik 3 ekor. lakukan sampai beberapa hari agar burung liar anda bergantung dengan anda saat lapar, setelah seminggu dijamin burung anda akan mendekati anda bila dia lapar.
- Setelah melewati masa 1 minggu dari masa perawatan anda mendapatkan burung liar, maka sudah bisa dipastikan bahwa burung liar anda ada niatan untuk hidup. selanjutnya mulai bisa diatur perawatan lebih khusus diantaranya adalah melakukan pemandian.
- pada hari ke 8 Setelah diberi jangkrik 1 ekor saja mandikan burung dengan cara disemprot perlahan dari posisi atas sangkar. setelah disemprot atau dimandikan jemur burung, setelah terlihat kering berikan 2 ekor lagi jangkrik.
- Jangan biasakan memberi makan burung dengan tangan hal ini agar burung anda nanti tidak manja. jadi, letakkan jangkrik selalu di tempat pakannya.
- Lakukan perawatan pemandian dan pengaturan makan secara rutin, setelah 2 minggu perawatan biasanya burung tela jinak dan bergantung anda dalam hidupnya.
- Setelah burung jinak maka tinggal menunggu saja burung kicauan anda pasti akan segera bertengger atau bunyi.
- Bila anda ingin burung liar anda mau makan voer hal ini butuh proses agak lama lebih kurang 1 bulan. caranya dengan mencampurkan vour dengan ulat kandang atau dengan kroto. lakukan secara berturut turut dalam waktu 2 mingguan burung anda sudah terlihat kotorannya bercampur warna vour hal ini menandakan burung anda telah makan vour.
Hal terpenting dalam perawatan burung agar menjadi sesuai dengan yang diharapkan para KicauMania adalah Rutinitas perawatan Terjadwal.
Agar Burung Ciblek Hutan Gacor
![]() |
| ciblek hutan |
Agar Burung Ciblek Hutan Gacor - Bagaimana membuat burung ciblek hutan menjadi cepat gacor ? kuncinya ada di perawatan dan juga yang tak kalah penting adalah mental dari si burung itu sendiri. seperti kita tahu ciblek yang sudah kita kenal ada dua macam jenis yaitu Ciblek dada putih dan Ciblek dada putih kekuningan. dari kedua jenis ciblek tersebut terdapat perbedaan karakter dari keduanya. Burung ciblek dada putih misalnya, kalau sudah kalah bertarung biasanya burung ini akan lebih lama pulihnya dibandingkan dengan burung ciblek dada kuning atau putih kekuningan.
sebelum berlanjut dengan topik perawatan harian, kita bahas dahulu mengenai burung ciblek si burung kecil petarung ini untuk menambah pengetahuan kita.
Ciblek atau bahasa latinnya Prinia Famillia ini adalah burung kecil yang sekitar tahun 80 - 90an masih banyak bercengkrama di sekitar halaman rumah kita. suara khasnya yang menjadikan burung ini digandrungi oleh para kicaumania di seluruh indonesia dan menjadikan burung ini menjadi naik daun dan berangsur-angsur mulai jarang terlihat di alam bebas. penangkapan yang berlebihan menjadi salah satu sebab menghilangnya burung ciblek di pekarangan ataupun di kebun-kebun.
Ciblek jantan dan betina bisa dibedakan dari warna paruh bagian bawahnya. untuk ciblek jantan dewasa warna paruh seluruhnya adalah berwarna hitam sedangkan untuk jantan muda warna paruh bagian bawahnya berwarna putih kepucatan dengan sedikit warna hitam di ujung paruhnya, sedangkan untuk ciblek betina warna paruh bagian bawahnya berwarna putih.
Variasi suara burung ciblek biasanya senada dan diperdengarkan dengan tempo tinggi (ngotot) dan terus menerus, sehingga enak di dengar. Beberapa ciblek telah dapat di master dengan suara burung lain. Istilah suara tembakan, suara ngebren adalah istilah yang biasa di gunakan oleh penggemar burung ini untuk menggambarkan suara burung ciblek yang sedang berkicau. Suara tembakan adalah suara burung saat memperdengarkan suara kerasnya secara satu persatu dengan tempo nada yang tidak begitu rapat. Ngebren adalah suara ciblek yang di perdengarkan dengan tempo tinggi/rapat dan keras. Rasanya jarang kita temui burung ciblek yang bersuara ”setengah hati”. Variasi suara burung ini akan tergantung pada kecerdasan burung dalam menangkap dan merekam suara burung lain disekitarnya.
Tidak saja untuk di pertandingkan, burung ciblek juga dikenal sebagai burung ”master” yang baik, khususnya untuk burung kenari, branjangan, cucak hijau dan lainnya.
Perawatan harian burung ciblek
Makanan utama yang wajib disiapkan untuk ciblek setiap harinya adalah :
1. Jangkrik kecil ( atau jangkrik dewasa setelah di potong kepala, kaki dan sayapnya )
2. Ulat ( bisa Ulat kandang / Ulat Hongkong )
3. Kroto
4. Voer lembut ( banyak kicaumania yang menambahkan susu bubuk kedalam voernya )
Rawatan harian untuk Ciblek Dewasa
- Rawatan harian bisa dimulai dengan pemberian jangkrik kecil 3 ekor Pagi / Sore
- Ulat ( untuk UH sebelum diberikan sebaiknya kepala ulat dipotong dulu, dan lebih bagus lagi jika diberikan UH yang masih berwarna putih / ganti kulit ) sebanyak 3 ekor P/S
- Kroto sebaiknya minimal 2 x seminggu atau 3 x seminggu.
- Voer diberikan voer lembut dan dicampur dengan susu bubuk.
- Penjemuran minimal 2 s/d 3 jam setiap hari.
- Sewaktu menggantang burung ini usahakan berjauhan dari burung sejenis atau burung predator lainnnya seperti Toed/cendet/pentet.
- Tempel dengan burung betina / burung muda maksimal 2 x seminggu selama 1 - 2 jam, untuk mengasah mentalnya.
Sebetulnya kunci dari pada perawatan harian burung adalah tergantung dari setelan harian yang kita biasakan untuk burung kicauan kita, dan setelan itulah yang dijadikan sebagai patokan dari perawatan burung setiap harinya. Cobalah lakukan perubahan perawatan seperti jumlah jangkrik/ulat yang diberikan setiap harinya lalu amati perkembangan burung tersebut apakah burung tersebut semakin agresif , rajin berkicau atau malah menjadi malas berkicau, cari setelan yang menurut anda adalah setelan yang cocok diterapkan pada burung anda setiap harinya. biasanya setelah anda menemukan setelan yang pas untuk burung anda maka burung pun akan lebih maksimal dan tentulah hal ini yang sangat diharapkan oleh kicauan mania, memiliki burung yang gacor di rumah ataupun di arena kontes . ( Bogor )
Gambar macam-macam Ciblek
![]() |
| gambar ciblek |
![]() |
| gambar ciblek |
![]() |
| gambar ciblek |
![]() |
| gambar ciblek |
![]() |
| gambar ciblek |
![]() |
| gambar ciblek |
![]() |
| gambar ciblek |
![]() |
| gambar ciblek |
![]() |
| gambar ciblek |
![]() |
| gambar ciblek |
![]() |
| gambar ciblek |
![]() |
| gambar ciblek |
![]() |
| gambar ciblek |
![]() |
| gambar ciblek |
![]() |
| gambar ciblek |
![]() |
| gambar ciblek |
![]() |
| gambar ciblek |
![]() |
| gambar ciblek |
![]() |
| gambar ciblek |
![]() |
| gambar ciblek |
![]() |
| gambar ciblek |
![]() |
| gambar ciblek |
![]() |
| gambar ciblek |
![]() |
| gambar ciblek |
![]() |
| gambar ciblek |
![]() |
| gambar ciblek |
![]() |
| gambar ciblek |
![]() |
| gambar ciblek |
Jenis-jenis Ciblek
Jenis-jenis Ciblek ada beberapa macam, mungkin sudah banyak sekali blogger yang membahas tentang Jenis-jenis Ciblek . namun gak ada salahnya jika saya juga membahas tentang Jenis-jenis Ciblek , kurang lebih juga sama dengan uraian dari temen-temen blogger lainnya, tapi saya berani berani sumpeh dech artikel Jenis-jenis Ciblek bukan kopi paste dari blogger lain.
Kembali ke pokok bahasan tentang Jenis-jenis Ciblek , ciblek di bedakan menjadi 3 jenis, anatara lain:1. Ciblek Pari atau sering di sebut dengan ciblek sawah
![]() |
| Ciblek pari |
Ciblek jenis ciblek pari ini mempunyai ekor yang panjang sebagai ciri khasnya, warnanya cenderung ke putih di bagian dada , namun tetap tidak meninggalkan warna coklat si sekitar punggung dan ekornya, Kalo soal bunyi ocehan ciblek jenis ini hanya bisa satu arah, cit..cit...ciiiitttt... Ciblek pari atau ciblek sawah tergolong sebagai ciblek yang susah di master, andai pun bisa membutuhkan banyak waktu. (keburu mati)
2. Ciblek Gunung
![]() |
| Ciblek gunung |
Ciblek gunung mempunyai ciri khas sebagai ciblek dengan body yang besar untuk ukuran ciblek (mohon jangan di bandingkan dengan ayam jago). Mempunyai warna coklat tua di seluruh tubuhnya, Bunyi ciblek gunung pun bervariasi sehingga untuk ciblek jenis gunung ini mudah bagi kita untuk melatihnya, istilahnya di master geto!! Ciblek gunung ini banyak di jadikan sebagai ciblek kontes atau ciblek petarung kadang ada juga yang menyebut dengan nama ciblek fighter tapi karena lidah jawa menjadi ciblek fektor.karena variasi ocehannya yang bisa bermacam-macam suara.
3. Ciblek Tambak
Khusus jenis ciblek tambak mempunyai dua variasi warna , yang pertama adalah ciblek tambak putih dengan kombinasi warna abu-abu. warna putih pada ciblek tambak ini mulai dari leher bagian bawah hingga menuju bawah perutnya, Yang kedua adalah ciblek kuning, sebenarnya ciblek kuning ini masih ada warna putihnya namun lebih cenderung ke kuning , varuasi warna kuning ada di bagian bawah ekornya, kalo dari punggung sampai ekor putih kecoklatan. Untuk masalah ocehan dari burung ciblek tambak ini lebih ke jenis ngebremm , dengan suara tembakan keras, treett treett terreeeettttt.. Ibarate kayak motor king dengan knalpot racing :D
Itulah beberapa jenis ciblek yang bisa saya uraikan berdasar dari informasi yang saya peroleh dari master kriwikan Wahyu varrel semarang. salam
Cara Menemukan Sarang Burung Ciblek
Cara Menemukan Sarang Burung Ciblek menjadi satu tantangan tersendiri, berdasar dari sumber informasi terpercaya dari semarang (Wahyu varrel) selama 5 tahun menjadi penghobi burung, belum pernah sekalipun dia melihat atau mengambil ciblek dari sarang atau susuhnya, itulha kelebihan ciblek, alamatnya tak pernah di ketemukan. :D
masih menurut Wahyu varrel untuk Menemukan Sarang Burung Ciblek kita bisa mencari di antara pohon bambu wulung atau di antara ranting tinggi yang jarang daunnya, biasanya Burung ciblek ini mempunyai komunitas yang sering berkumpul di sawah pari atau tambak udang maupun tambak ikan lainnya atau dengan kata lain ciblek banyak di berkumpul di empang-empang sekitar jakarta.. , yang pasti bukan di tambak garam, gak ada merica di sana..
Sarang Ciblek atau susuh ciblek berbentuk bulat atau oval yang terbuat dari jalinan akar rumput atau pun rumput kering, kadang daun padi juga bisa di pake ciblek untuk membuat sarang atau susuh ciblek. Jika anda penasaran dengan bentuk Sarang Burung Ciblek anda bisa melihat ilustrasi gambar di atas, kurang lebihh seperti itu. semoga saja benar adanya.
Perawatan Burung Ciblek Untuk Kontes


ciblek merupakan salah satu burung kecil yang sekarang ini juga menjadi salah satu burung kontes. burung ciblek terdiri dari beberapa jenis : ciblek kebun, ciblek sawah, ciblek gunung. biasanya jenis burung ciblek yang menjadi favorit adalah burung ciblek kebun. kmren saya baru beli dari kawan burung ciblek kebun dari daerah temanggung jawa tengah, pengiriman dilakukan melalui /lewat bus.
pas sampe lampung mah burung kelihatan sedikit stress, namun setelah beberapa hari dilakukan perawatan alhmdlh burung tersebut sudah mau bunyi, burung tersebut terdiri dari 2 jenis, ciblek biasa sama ciblek kalung. burung ciblek yang banyak diminati adalah burung ciblek jawa, hal ini karena burung ini mempunyai mental yang berani, suara yang keras, ngebren , suara yang bervariasi. perawatan saya untuk burung tersebut adalah : jangkrik 1 sehari waktu siang hari, pemberian kroto dilakukan 3 hari sekali. jemur setiap pagi, mungkin antara 40-60 menit. jika perawatannya sesuai maka akan membuat burung ini mengeluarkan suara yang ngeplong. perbedaan ciblek jantan dan betina - dari segi suara sudah jelas beda, - klo ciblek betina itu mempunyai ciri terdapat alis putih pada bagian atas matanya. harga ciblek jawa yang udah bunyi itu mencapai harga 200-500 ribu, bahkan bisa lebih.
Burung Ciblek, kecil-kecil cabe rawet

Burung Ciblek, kecil-kecil cabe rawet - Ciblek (Prinia Familiaris) sekilas tampak tampilan burung ini kurang menarik, dengan warna bulu yang kurang memikat (berwarna dominan abu-abu) dan suara yang monoton yang sering di perdengarkan ciblek di alam, membuat banyak orang memandang sebelah mata terhadap burung ini. Berbeda dengan sepupunya Prenjak, yang telah lama memikat hati bagi sebagian orang karena kicauannya yang jika bersahutan antara jantan dan betina nampak serasi dan merdu serta enak di dengar.
Mungkin ketertarikan awal orang akan burung ini adalah karena tampilannya yang aktraktif dan relatif lebih mudah di ”rawat” di bandingkan dengan burung prenjak yang lebih sensitif, maka burung ciblek lebih mudah ”survive”. Sampai saat ini kita masih dapat dengan mudah menjumpai burung ciblek di beberapa pasar burung dengan harga yang relatif ’terjangkau’. Untuk burung ciblek liar yg sudah berumur, di pasar kebayoran baru dan Pasar pramuka kita dapat membeli burung tersebut dengan harga kisaran Rp. 10.000,- sampai dengan Rp. 20.000,- tergantung pasokan barang. Untuk burung ciblek yang masih lolohan atau masih muda harganya di patok kisaran Rp. 25.000,- sampai dengan Rp. 50.000,- tergantung kondisi burung. Cerita akan lain jika burung tersebut sudah ’mau bunyi dan sudah belajar makan voer’, dengan kondisi burung yang sudah demikian, maka sepertinya kita akan dipaksa untuk merogoh kocek agak dalam. Untuk burung yang sudah mau bunyi dan sudah mau makan voer (sebagai pakan utama) maka harga yang dicapai bisa kisaran Rp. 50.000,- sampai dengan 100.000,-. Beda lagi jika ternyata burung tersebut bermental baik, yang akan di ketahui jika burung itu dipertemukan dan mau bertarung dengan burung lain, rasanya harga Rp. 150.000,- akan menjadi tawaran yang menggiurkan untuk kicaumania.
Harga tersebut tentunya akan beda tergantung pada waktu dan tempat juga demand (minat) terhadap burung ciblek. Dan akan berbeda lagi jika kita temui burung dengan kualitas Istimewa.
Burung kualitas istimewa disini biasanya bermental sangat baik, dengan volume yang diatas rata-rata burung ciblek pada umumnya. Tampilannya juga aktraktif dengan gerakan lincah saat berkicau dan menarikan ekornya untuk memperagakan tarian perangnya jika berhadapan dengan musuh/burung ciblek lainnya.
Variasi suara burung ciblek biasanya senada dan diperdengarkan dengan tempo tinggi (ngotot) dan terus menerus, sehingga enak di dengar. Beberapa ciblek telah dapat di master dengan suara burung lain. Istilah suara tembakan, suara ngebren adalah istilah yang biasa di gunakan oleh penggemar burung ini untuk menggambarkan suara burung ciblek yang sedang berkicau.
Suara tembakan adalah suara burung saat memperdengarkan suara kerasnya secara satu persatu dengan tempo nada yang tidak begitu rapat. Ngebren adalah suara ciblek yang di perdengarkan dengan tempo tinggi/rapat dan keras. Rasanya jarang kita temui burung ciblek yang bersuara ”setengah hati”. Variasi suara burung ini akan tergantung pada kecerdasan burung dalam menangkap dan merekam suara burung lain disekitarnya.
Sebenarnya ciblek merupakan burung yang layak kembali untuk dilombakan pada kelas tersendiri.sudah sepantasnya burung ini tidak lagi di pandang sebelah mata dan dianggap sebagai burung ”kelas II”. Burung ini terkenal memiliki mental yang baik, kemampuan aktraktif-nya pun sangat enak di pertontonkan, layaknya melihat miniatur burung petarung seperti hwa mei yang sedang bertempur dengan gaya fighter membuka sayap dan mengibas-ngibaskan ekornya turun dan naik pada tangkringan sebagai atraksi menekan mental lawannya. Kriteria penilaian burung ini dapat di nilai dari variasi lagu, mental, gaya saat menghadapi lawan, serta tidak lupa kicauan yang bertempo cepat, tebal dan tajam.
Mental burung ciblek yang sudah ’jadi’ tidak perlu di ragukan lagi. Penulis beberapa kali menemukan ciblek yang bermental sangat baik, yang bukan saja berani bersahutan dengan burung sejenis, namun burung ciblek yang sudah jadi terkenal berani berkicau dan bersahutan dengan burung yang secara fisik maupun volume suara lebih besar.
Tidak saja untuk di pertandingkan, burung ciblek juga dikenal sebagai burung ”master” yang baik, khususnya untuk burung kenari, branjangan, cucak hijau dan lainnya.
Ini dimungkinkan, karena burung ini yang akan ”ngotot” berkicau jika mendengar suara burung lain, sehingga cocok untuk masteran burung lain karena akan berkicau setiap saat, juga suara burung ini akan sangat menonjol dan biasanya di gunakan sebagai senjata ”tembakan” bagi burung lomba lainnya.
Peliara ciblek... Lomba Ciblek.. Siapa takuutttt.... !!!
Ciri - Ciri Ciblek Jantan
Ciri - Ciri Ciblek Jantan - Sebelum saya uraikan tentang Ciri - Ciri Ciblek Jantan sekedar saya ingatkan tau mengingat kembali tentang burung ciblek, Burung Ciblek merupakan burung fighter kecil yang memiliki suara tembakan dahsyat. Jika burung ini telah cukup umur, dia bisa mengeluarkan suara ngebren yg benar-benar mirip dengan rentetan senjata AK-47. Sayangnya, tidak semua ciblek mampu mengeluarkan suara-suara tersebut. Hanya ciblek jantan yang memiliki kemampuan seperti itu. Oleh karenanya, jika kita ingin memelihara ciblek, sangat disarankan untuk memilih ciblek jantan dibanding yang betina. Persoalanya, tidak mudah bagi kita untuk membedakan mana ciblek jantan atau ciblek betina. Ciri-ciri umum yang sudah kita ketahui terkadang telah dimanipulasi oleh para pedagang.
Namun demikian, ada baiknya kita untuk mengulas kembali apa saja ciri-ciri ciblek jantan dan betina supaya kita bisa berhati-hati dalam membeli. Dan berikut ciri-ciri umum dari burung kecil tersebut.
1. Ciri-ciri ciblek jantan
- Paruh atas dan bawah berwarna hitam pekat (termasuk paruh dalam ronga mulut)
- Ekor rapat dan panjang
- Warna bulu abu abu bagian kepala jelas (dileher abu abunya membentuk kalung)
- Suara (dominan nembak …ciblek….ciblek..ciblek…dan variasi lainnya)
- Tidak ada alis putih di atas dan bawah mata
2. Ciri-ciri ciblek betina
- Paruh atas hitam bagian bawah putih (termasuk rongga dalam mulut berwarna putih)
- Ekor mengembang dan pendek (menyerupai kipas)
- Warna bulu agak bagian kepala kuning kehijau hijauan (abu abu dileher tidak membentuk kalung)
- Jarang bersuara/ hanya bersuara cinenenen..cinenenn…
- Ada alis putih di atas dan bawah mata
Setelah mengetahui ciri-ciri umum dari ciblek jantan dan ciblek betina diatas, sekerang terserah kita semua apakah mau memelihara burung tersebut atau tidak. Andaikan berminat, pilihlah ciblek putih jantan dibanding ciblek kuning. Akan tetapi, semua kembali ke selera masing-masing individu. Yang jelas, ciblek putih jantan biasanya memiliki tembakan yang lebih panjang dibanding ciblek kuning.
Terakhir, semoga ciri-ciri ciblek jantan dan ciri-ciri ciblek betina diatas bermanfaat.
Membedakan Ciblek jantan dan betina

Membedakan Ciblek jantan dan betina menjadi hal yang vital bagi kita sebagai penghobi burung, Apalagi jika kita dalam memperoleh ciblek tersebut dengan membeli dari pasar atau sesama penghobby burung ciblek.
Burung Ciblek jantan ataupun betina bisa diketahui dari fisik dan warna paruh bagian bawah , hal ini berlaku juga untuk burung jenis Prinia. Apa saja yang membedakan ciblek jantan dan betina? Beberapa panduan ini bisa digunakan:
Ciblek jantan:
1. Ciblek jantan yang masih muda, perhatikan pada bagian bawah paruhnya yang berwarna putih apakah ada bagian ujung paruh yang berwarna hitam, karena jika ujung paruhnya berwarna hitam maka sudah dipastikan burung tersebut adalah burung ciblek muda jantan.
2. Jantan dewasa bagian bawah paruhnya berwarna full hitam.
3. Badan lebih besar dan ekornya lebih panjang dari yang betina.
4. burung jantan akan mengeluarkan suara yang bervariasi namun monoton dengan tembakan ciri khasnya ’ciklak..ciklak..ciklak dan biasanya diselingi dengan tembakan rapat crecetetet... "
5. Burung jantan akan langsung bereaksi begitu melihat burung lain sesama jenisnya. sedangkan
6. Bulu dada atas dan samping kanan kiri berwarna hitam.
7. Bulu dada ke bagian perut kuning keputih-putihan.
8. Atap kepala hingga ke sayap abu-abu gelap.
9. Kepala condong bulat agak besar atau istilah jawa Njambe.
10. Kaki panjang proposional dengan cengkraman kuat, ini merupakan ciri fighter bagus.
11. Paruh tebal hitam dan rongga mulut juga hitam.
12. Mata cerah bulat dan belotot. Mata yang memerah menandakan bahwa burung jantan sudah dewasa.
13. Ekor agak panjang dan rapat.
Ciblek betina:
1. Bagian bawah paruh berwarna putih polos.
2. Badan lebih kecil serta ekor lebih pendek dari yang jantan.
3. Bulu dada kuning keputihan.
4. Mempunyai alis berwarna putih di atas mata.
5. Suara burung betina monoton dan hanya membalas tembakan dari sang jantan ’ciap..ciap..ciap’ dan sering bersuara memanggil ’ ci..ci..ci ’
Burung Ciblek
Burung ciblek atau dikenal juga dengan nama latin Prinia familiaris kini semakin langka. Burung yang dimasukkan ke dalam keluarga Prinia (merujuk bulu sayap putih bertipe prinia) kini hanya tersisa di sebagian kecil pulau Jawa. Sumatera dan Bali. Di Sumatra tidak jarang sampai ketinggian 900 m dpl, sedangkan di Jawa dan Bali umum sampai ketinggian 1.500 m dpl.
Burung Ciblek memiliki ukuran fisik yang tergolong kecil, hanya sekitar 12 cm terhitung dari ujung paruh hingga ekor. Memiliki bulu punggung berwarna hijau ke abu abuan dengan bagian ujung ekor bermotif totol kehitaman tipis. Pada bagian punggung ada dua macam warna. Untuk tipe ciblek tegalan/ kebun dicirikan dengan warna dada putih sedangkan ciblek sawah berwarna abu abu agak gelap.
Burung Ciblek dada putih memiliki intonasi yang panjang, keras dan lebih melengking dengan suara bersuara cap..cap..cap… sedangkan ciblek sawah berbunyi cip..cip..cip… Paruh burung ciblek berbentuk runcing dan kecil dengan bagian atas kehitaman dan bawah kekuningan. Kakinya sangat rapuh berwarna coklat kemerahan.
Burung ciblek hidup secara berkoloni kecil antara 3 hingga 12 ekor. Mereka mencari makanan di area terbuka seperti sawah, pekarangan, kebun atau bisa juga didaerah tertutup seperti pinggiran hutan dan kawasan bakau. Di alam bebas, ciblek akan berbunyi secara bersahut sahutan dengan kawanannya. Nyanyian tersebut sebagai tanda komunikasi agar tidak terpisah dan juga sebagai tanda perngatan jika ada bahaya.
Saat bernyanyi, Burung ciblek akan mengangkat pantat dan ekornya sehingga terlihat semakin cantik. Burung ciblek mencari mangsa berupa ulat maupun serangga kecil. Terkadang mereka akan turun ke tanah untuk mengambil cacing yang muncul di permukaan. Akan tetapi ciblek peliharaan berbeda lagi dalam hal selera makanan. Mereka dibiasakan mengkonsumsi voer, ulat hongkong atau kroto yang dicampur. Burung ciblek yang gagal beradaptasi dalam selera makanan buatan manusia biasanya akan mati mendadak.
Seperti kebanyakan burung kecil lainnya, Burung ciblek membuat sarang dengan menganyam rerumputan halus. Mereka memilih pohon yang tidak terlalu lebat dengan banyak batang. Sarang ciblek berukuran kecil kurang lebih berdiameter 15 cm dengan lubang kearah samping. Sarang diletakkan di batang dengan ketinggian minimum 2 meter. Mereka bertelur antara 3 hingga 5 ekor. Ciblek termasuk burung yang pandai mengasuh anaknya, terbukti dengan rendahnya angka kematian anak di sarang.
Sebelum tahun 1990 an burung ini dibiarkan hidup bebas. Akan tetapi saat ini burung ciblek terus diburu. Penangkapan banyak dilakukan terutama di daerah pedesaan di pulau Jawa. Sifatnya yang tidak takut terhadap manusia, semakin mudah untuk menjerat burung ciblek. Ada beberapa macam cara untuk menangkap burung ini. Pemburu tradisonal biasanya menggunakan pulut (getah nangka) yang di oleskan di daerah habitat ciblek.
Karena burung ini memiliki pola terbang pada daerah yang sama, pemburu dapat memprediksi titik titik burung ini akan hinggap kembali. Ada pula yang menangkap dengan membentangkan jarring di sawah. Bisa juga dengan meletakkan cermin atau anakan burung yang diambil dari sarangnya pada sangkar perangkap sehingga memancing indukan untuk datang dan masuk perangkap. Para penangkap burung yang terampil, bahkan, kerap hanya bermodalkan senter, dan kecepatan tangan untuk menangkap burung ciblek yang tidur di malam hari pada pohon pohon ketela.
Burung ciblek dikenal memiliki daya tahan yang rapuh terutama hasil tangkapan dewasa. Burung ciblek peliharaan yang sudah pandai berkicau berharga mahal mencapai rentang harga antara 200 hingga 500 ribu sedangkan untuk yang berkualitas biasa dihargai tiga puluh hingga tujuh puluh ribu. Burung ciblek kualitas bagus sering digunakan untuk memaster burung lomba kicauan karena suara ciblek bening dan tajam
Cara Memilih Ciblek
Memilih ciblek gampang-gampang susah, jika kita tidak teliti maka kita akan mendapatkan kualitas ciblek yang kurang bagus. seperti video di atas yang memperdengarkan suara ciblek yang sangat menggoda hati.
berikut inbi obrolan singkat tentang cara Memilih Ciblek yang bagus, simak baik hasil translate rekaman hp saya.. :D
Tanya:
Katanya ciblek yg bagus adalah ciblek yg dadanya berwarna putih semua, klo para KM ada yg punya gambarnya tlg saya dikasih donk.
Apakah ciblek yg dadanya berwarna putih semua menandakan klo ciblek tersebut sudah tua, atau memang dari usia muda/trotolan ciblek tersebut sudah berdada putih??
Tanggapan Mas Willy:
Ciblek yg ada dipasaran ada dua macam, yg satu dada kuning punggung kecoklatan dan satu lagi dada putih punggung keabu-abuan (Jatim). Yg Jatim burungnya agak lebih besar dari yg kuning dan suara lebih tebal dan nyarig. Variasinya juga lebih banyak, jadi kalo ingin pelihara lebih baik yg dada putih/Jatim. (Siapa sich yg gak suka dada putih,...??? ) (willy )
Tanggapan saya:
Mas Willy, ciblek yang dada putih itu bukan sebagai tanda ciblek Jatim, sebab di Jateng juga banyak (Solo misalnya). Kalau di Solo, ciblek yang bagus yang Anda maksudkan itu adalah ciblek sawah (habitatnya di semak2 di lingkungan persawahan), sedang ciblek (tanpa diikuti kata “sawah”) habitatnya di kebun dan/atau tegalan.
Beda suara keduanya yang paling mencolok bukan pada besar kecilnya (volume) suara, tetapi pada lagu serta warnasuara. Kalau ciblek suara utamanya adalah “cap...cap...cap...cap...cap”, maka ciblek sawah adalah “clik...clik....clik...clik...”. Untuk sekali ngangkat suara, lagu cap2 ciblek relatif pendek (nggak ada seperempat menit---------menghitung dengan kecepatan normal paling sampai hitungan 10 sudah habis), sedangkan ciblek sawah relatif panjang, bahkan bersuara clik2 terus menerus sampai dua menitan (Anda berhitung sampai hitungan 120, kadang suara clik2nya belum berhenti) dan sangat bagus untuk masteran kenari.
Paling tidak, itulah yang saya pahami selama ini. (Duto)
Tanya:
Apakah ciblek bisa dimaster?
Jawab:
Nah itulah anehnya kita2 ini. Maunya semua burung bisa dimaster dengan suara apa saja. Prinsipnya sih bisa saja, bahkan CR pun bisa bersuara prenjak (hanya pelan memang). Tetapi kita harus ingat bahwa burung2 seperti CJ, ciblek, LB, cililin dan gereja adalah burung2 yang dipakai untuk memaster burung lain karena suara monoton mereka sangat khas dan dinilai "tinggi" oleh juri2 di arena lomba.
Jadi kalau burung2 bersuara monoton khas itu kemudian dimaster dengan suara burung lain, ya nggak paslah. LB, CJ, atau ciblek yang sudah dimaster dengan suara burung lain, "nilai"nya di arena lomba malah bakal anjlok.
Penyebab Ciblek Tidak Mau Bunyi Waktu di Adu
Penyebab Ciblek Tidak Mau Bunyi Waktu di Adu - Pengalaman Pribadi di saat lomba sedang berlangsung, Burung ciblek tidak mau ngoceh, hadewwww.... puseng bin gondok rasanya...Mungkin sering kali para pemilik burung dibuat pusing dengan masalah yang satu ini, burung yang semula rajin bunyi tiba-tiba tidak mau bunyi sama sekali alias macet.
Tidak hanya teradi pada jenis burung Ciblek saja, namun burung jenis lainpun seperti murai batu, kacer, cucak hijau, kenari, pleci, dan lain sebagainya past bisa mengalami macet bunyi ataupun ngedrop.
Bila burung anda mengalami hal seperti ini cobalah mencari faktor penyebabnya, bisa bermacam-macam seperti mungkin burung dalam keadaan sakit, kalah mental karena berhadapan dengan burung yang lebih dewasa, atau mungkin saja terdapat kutu pada bulu burung, atau bakteri yang biasa terdapat pada makanan sisa ( terutama kroto ) yang sudah basi, bisa juga dari bakteri yang terdapat pada kotoran yang berada di bagian bawah sangkar, namun tidak menutup kemungkinan juga waktu pemeliharaan yang selalu berubah-ubah.
Coba lakukan hal-hal berikut ini :
- Berikan cairan khusus untuk mandi burung untuk membasmi kutu pada bulu-bulunya.
- Dan jangan lupa bersihkan bekas sisa makanan serta alas untuk kotoran.
- Bersihkan dengan menggunakan desinfektan khusus untuk burung peliharaan.
- Jemur rutin setiap pagi mulai jam 7.00 hingga jam 09.00 atau jam 10.00 untuk burung dalam kondisi tidak sakit (sehat), namun apabila burung dalam kondisi sakit sebaiknya jangan dijemur dahulu, biarkan setelah kandang dibersihkan sangkar dikerodong kembali yang sebelumnya sudah disediakan makanan serta air minum yang bersih.
- Tambahkan juga cairan vitamin atau obat khusus untuk burung yang sakit.
- Untuk jenis burung pemakan serangga berilah secukupnya extra fooding seperti jangkrik. pemberian kroto untuk jenis burung murai batu dan kacer berilah agak banyak bila perlu satu wadah (cempuk) khusus kroto. Untuk jenis Anis merah kroto jangan diberikan terlalu banyak sedikit saja (satu sendok teh).
- Buah diberikan setiap hari secara bergantian bagi jenis Anis merah misalnya senin, rabu, jumat diberi apel sedangkan selas, kamis, sabtu diberi pepaya, untuk hari Minggu bisa diberikan apel lagi bila perlu.
- Berikan vitamin khusus burung berkicau ke dalam air minumnya setiap pagi hari jangan lupa sore diganti air minum yang baru. pada burung anis merah bisa ditambahkan cacing cukup 1 ekor saja.
Faktor lain yang menjadi penyebab burung berkicau menjadi macet bunyi adalah kemungkinan adanya bakteri yang terdapat pada pita suara, cobalah berikan obat tetes yang langsung diminumkan ke dalam mulut burung sesuai anjuran yang biasa terdapat pada botol kemasannya.
Lain halnya dengan burung yang macet dikarenakan kalah mental dengan burung yang lebih dewasa atau mentalnya lebih berani, menurut beberapa perawat yang sudah berpengalaman bila burung kita mengalami hal seperti ini bisa dicoba dengan dipertemukan dengan burung sejenis yang memiliki mental kurang berani.
Hal ini mungkin bertujuan untuk mengembalikan rasa percaya diri pada burung yang semula rajin bunyi alias gacor tiba-tiba macet tadi.
Langganan:
Postingan (Atom)

.jpg)

.jpg)

































