Ciblek Mania

Blog Informasi Tentang Burung Ciblek dan Burung Kicauan Lokal

Tampilkan postingan dengan label Merawat Harian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Merawat Harian. Tampilkan semua postingan

Sebab Kacer Mbagong


Penyebab kacer mbagong, Kacer mbagong  penyebab kacer mbagong, ada faktor  penyebab kacer mbagong salah satu penyebab kacer mbagong adalah mental nya down, selain itu penyebab kacer mbagong adalah salah perawatan nah untuk lebih mengetaahui  penyebab kacer mbagong baca juga ni  



.Penyebab kacer mbagong :            
                                                                                     
1.Belum terbiasa ikuti ajang lomba dan tenanganya kurang.
2.Dari segi bawaan dia sudah sering bagong sehingga sebaiknya tidak dikutsertakan dalam lomba.
3.Salah saat perawatan, misalnya dalam hal mandi, jemur plus ekstra foodingnya. Kacer burung yang suka panas maka pemberian pakan seperti kroto sebaiknya sedikit saja atau kalau tidak dua hari sekali untuk meredam birahi yang berlebihan karena sifat dari burung kacer adalah fighter. Fooding burung kacer sebaiknya jangkrik saja sekitar 10-20 sehari karena tubuh jangkrik bersifat dingin dan lebih berpotensi untuk menjerihkan suara plus power.
4.Kacer kebanyakan krotodan jangkrik sehingga terlalu birahi dan kebanyakan bagong.
5.Kacer kebanyakan mandi sehingga akan mengundang birahi bagongnya karena si burung akan sering "didis" atau merawat bulunya sewaktu dijemur. Kacer cukup mandi sehari sekali.
6.Kacer terlalu sering dijemur sehingga saat lomba cepat habis tenaganya alias. Sebaiknya banyak kerodong agar banyak istirahat, agar nantin fit saat kontes.
sekian untuk penyebab kacer mbagong .

Extra Fooding Murai Batu


Pada alamnya murai batu terbiasa dengan berbagai jenis makanan (EF) yang tersedia di alam dan tentu saja ia bisa memilih milih makanan yang akan disantapnya berdasarkan feeling dan pengalamannya di alam .

Yang beracun tentu saja tidak dimakan. lain halnya dengan burung yang kita pelihara, pasokan makanan tentu saja kita yang atur, tentulah kita tidak akan sembarang memberikan makanan (EF) tersebut kepada peliharaan kita.

Selain voor (makanan kemasan) yang biasa kita berikan terdapat berbagai jenis EF yang bisa direferensikan sebagai extra fooding untuk murai batu (seperti gambar diatas) makanan tersebut bisa juga kita manfaatkan untuk konsumsi murai batu di penangkaran

Memelihara Burung Beo


Berbagai pengetahuan dasar perlu Anda miliki jika ingin memelihara burung beo. Beo bisa hidup sampai lebih dari 75 tahun, sehingga memeliharanya memerlukan komitmen jangka panjang. Berikut tips umum memelihara burung beo:

1. Bersihkan sangkar burung beo secara teratur, bahkan setiap hari jika diperlukan. Bersihkan kandang dari kotoran, bulu rontok, atau sisa-sisa makanan. 

2. Beri burung beo air segar setidaknya sekali sehari. 

3. Beri makan burung beo dua kali sehari. Tiap jenis beo makan makanan yang berbeda, jadi pastikan mengetahui pakan yang paling tepat untuk beo Anda. 

4. Bermainlah dengan burung beo. Sediakan berbagai mainan. Beo adalah burung yang cerdas sekaligus mudah bosan jika mereka tidak diberi mainan. Beo yang bosan akan stres dan mungkin akan mulai mencabuti bulunya sendiri. 

5. Tidak semua orang cocok memelihara beo. Lakukan riset kecil untuk menentukan jenis beo yang paling cocok untuk Anda. 

6. Seluruh anggota keluarga harus setuju saat Anda memutuskan memelihara beo. Memelihara beo membutuhkan perhatian dan komitmen jangka panjang.

 7. Jika sudah memelihara kucing, anjing, atau hewan lainnya, Anda mungkin perlu berpikir lagi sebelum memutuskan memelihara beo. Beo dan hewan peliharaan lain dapat hidup bersama, tetapi Anda harus mengawasinya agar tidak saling menyerang atau melukai. 

8. Jika memiliki anak yang masih kecil, pertimbangkan kembali untuk memelihara beo. Anak kecil cenderung banyak bergerak dan bersuara keras atau berteriak ketika bermain. Hal tersebut tentu normal buat anak tetapi dapat membuat burung beo ketakutan. 

Burung beo mungkin tidak benar-benar jinak. Beo bisa menggigit Anda. Jadi, bersiaplah untuk digigit dan menyediakan kotak P3K. 

Perawatan Pleci Bakalan Biar Cepat Ngalas



Gudang Burung - Makanan kesukaannya adalah pisang kepok, pepaya, apel, pir, tomat,, Duet, Jamblang, dan buah lainnya. Untuk hari2nya cukup berikan pisang kepok saja karena tidak gampang busuk dibanding buah lainnya. 1 pisang kepok biasanya habis 2 hari, maklum burungnya kan kecil, jauh lebih kecil dari pisang yg dia makan.. Jadi menurut saya perawatan burung ini paling gampang dan santai, apalagi jika disediakan juga voer pakan dlm kandangnya. Cukup 2 hari sekali ganti pakan. Tapi untuk Minumnya usahakan diganti setiap hari dan berikan tempat minum yang agak besar karena burung ini paling suka mandi dicepuk minumnya. Jadi pasti banyak air minumnya yang terbuang untuk mandi.
Supaya sehat seminggu sekali kasih juga buah lainnya bisa pepaya, apel/buah pir dia juga suka. Setiap pagi pleci di mandikan dengan semprot sprayer halus saja/sekedar basah tidak sampai kuyup, karena pleci akan mandi sendiri di cepuk minum. Jadi ingat berikan cepuk minum yang agak besar supaya dia bisa berendam, kalau cepuk yg ukuran kecil seringkali dia terjepit nggak bisa keluar and akhirnya koit. Periksa makanannya, ganti minumnya. Sekali2 beri kroto sedikiiit aja gak usah setiap hari, ulat kandang juga boleh sedikit aj. Soalnya di alam liarnya sy perhatikan ini burung juga doyan serangga kecil2. Bersihkan kandang.

Inilah Perawatan Pleci Bakalan :
  • Pelihara pleci lebih dari satu ekor untuk jenis yang sama...
  • Gantang berdekatan setiap hari ( baik waktu gantang, jemur, sampe waktu jam bobo juga )
  • Kurangi pakan yang mengandung protein tinggi ( seperti kroto cukup 2x seminggu, karena kroto bisa menyebabkan kegemukan pada burung ) 
  • Seminggu sekali burung digantang berjauhan ( tujuannya agar pleci sahut"an dan bisa mempercepat ngalas ) 
  • Tempel dengan burung master yang dominan ngerol ( seperti kenari, blackthoat, gelatik ) 
  • Rawatlah dengan penuh cinta momongan kita

Memilih Jalak Uren ( Bp Mahmudi - Klaten )

Syarat utama memilih bakalan ialah mencari burung yang sehat. Kesehatan burung dapat dilihat dari gerakannya yang lincah, bulu sayap tidak mengembang, dan burung tidak selalu diam disangkar. Ciri khusus untuk bakalan yang bagus dapat dibagi menjadi bebrapa dilihat dari bentuk fisik ataupun dari suara.
1. 
Suara
Suara dari burung jalak uren yang baik adalah suara yang sering di keluarkan burung tersebut, dan suaranya itu nyaring dan lantang.

2. Ukuran dan bentuk tubuh
Ukuran dan bentuk tubuh jalak di bagi dua, yaitu ukuran tanggung dan ukuran besar. Ini dapat berbeda tergantung dari keturunan indukannya dan kapasitas makan dari semenjak burung tersebut di loloh atau di suapi sewaktu masih kecil. Bentuk tubuh jalak uren yang baik adalah bentuk burung yang tegap, tidak loyo dan dada yang kedepan. Namun jangan terkecoh dengan badan yang besar di bagian dada, karena bisa saja itu semacam penyakit burung yang kelebihan lemak. Karena ini akan mengganggu proses reproduksi burung tersebut.

3. Bulu
Bulu jalak uren yang baik adalah bulu yang utuh disetiap tubuh, leher dan terutama dibagian sayap. S ehingga burung tersebut tidak kelihatan brondol atau gundul. Namun burung jalak uren yang telah mengalami masa pergantian bulu, itu juga tidak bisa menjadi patokan tergantung pergantian bulunya itu dibagian mana, misalkan diseluruh bagian tubuh terlihat gundul, maka butuh waktu yang agak lama untuk memulihkan kondisi bulu burung tersebut.

4. Kaki
Burung yang baik memiliki kaki yang bersih, alias tidak mengapal atau banyak sisiknya. Burung yang telah umur sekitar 1,5 tahun maka warna kakinya cenderung putih bersih dan kelihatan segar, namun untuk burung yang muda atau piyikan sampai dewasa sampai umur1 tahun kakinya masih terdapat serat warna hitam dan ukuran kaki juga masih cenderung kecil.Untuk burung yang telah tua, kakinya besar, warna putih namun tidak bersih, dan mulai muncul kapal atau sisik kasar pada kakinya.

5. Mata
Bagian sekeliling mata dari jalak uren yang wajar adalah kuning agak keputih-putihan, namun bila burung itu terlalu sering di jemur akan menjadikan sekeliling mata berwarna kuning sekali mendekati warna oranye (orange).

Membedakan jalak Jantan dan Betina
Dari mulai keluar dari telur, sebenarnya jalak uren itu sudah memberikan tanda-tanda bahwa dia jantan atau betina. Yaitu, kemungkinan besar dari tetasan jalak uren dari telur yang pertama kali adalah jantan, namun selanjutnya bisa jantan atau betina. Dari kecil juga, besarnya ukuran kepala juga merupakan tanda, yaitu piyikan yang kepalanya lebih besar itu kemungkinan besar jantan dan yang kecil itu betina. Dari suara Jalak jantan lebih keras dan lantang namun bersuara pendek, dan yang betina lebih pelan suaranya namun panjang. Bila Jalak uren telah berusia kurang lebih satu tahun, dia akan menunjukkan tanda-tanda pada anus yang berwarna kebiru-biruan adalah jantan, dan yang berwarna putih agak merah itu betina


Gudang Burung - Burung yang suka berjumpalitan, salto, sering menjadi problem tersendiri. Burung yang suka salto ini kebayakan adalah cendet atau pentet, kacer dan ciblek. Meski demikian ada juga burung murai batu, cucak ijo dan burung-burung jenis lainnya yang punya kebiasaan salto.





 Burung-burung yang suka salto dikarenan stres adalah burung-burung hasil tangkapan hutan. Burung-burung tangkapan hutan pada awalnya selalu berontak ketika mulai dikurung. Dia akan mencoba menerobos celah mana saja yang memungkinkan dia untuk lepas, termasuk ke arah atas. 


Dan karena hal seperti yang saya sebutkan di bagian atas, dia punya kebiasaan salto yang terbawa sampai ketika dia sudah mapan dan jinak.Pencegahan agar burung tidak salto yang disebabkan stres adalah dengan menutup bagian atas sangkar ketika kita mendapatkan burung baru, terutama ketika kita mulai melatih menjinakkannya.Sedangkan untuk menghilangkan kebiasaan burung salto yang awalnya disebabkan stres, hampir bisa dikatakan tidak mungkin. Namun demikian bisa dicoba dengan cara selalu menutup bagian atas dengan kain atau bahan apa saja yang penting sangkar bagian atas tertutup.

Bisa juga dilakukan penambahan tangkringan yang cenderung mempet ke atap sangkar sehingga tidak ada ruang yang memungkinkan burung untuk salto. Jika memang sudah keterlaluan, bisa dicoba dengan cara mengumbarnya di sangkar besar sampai dia memasuki masa mabung. Ketika memasuki masa mabung, burung mulai dipindah ke sangkar kecil dan lakukan terapi mabung total.




Namun demikian tidak ada jaminan hal itu akan menghentikan kebiasaan salto pada burung. Tetapi tidak ada salahnya Anda coba berbagai kemungkinan yang bisa dilakukan.Burung yang suka menarik ke belakang kepalanya, sampai mendongak hampir jatuh dan mendorong dia salto untuk mendapatkan keseimbangan, bisa disebabkan oleh karena kekurangan mineral magnesium (Mg). Untuk hal ini, Anda bisa melakukan terapi dengan Bird Firt Aid dan atau BirdMineral.

Merawat Kenari - II




Bagi sebagian kicau mania, rasanya belumlah lengkap jika koleksi burung-burung ocehannya tidak ada burung kenari, hampir semua teman-teman sy juga yg sesama penghobies pasti “merawat” burung kecil bersuara merdu ini, berwarna menarik, mampu menirukan suara burung lain yg hampir sekerakter dengan jenis suaranya.
Merawat burung inipun tidaklah sulit, mungkin masalah baru muncul ketika kita bicara mengembangbiakannya dengan kata lain mencoba beternak kenari, namun masalah itupun rasanya juga akan pula terjawab dengan berjalannya waktu. hanya rawatan sederhana, tidak perlu banyak menu makanan yg harus di siapkan, perawatan mandi jemur yg konsisten, menjaga kebersihan kandang dan terukur dalam memberikan suplement/multivitamin untuk menjaga kesehatannya akan membuat burung pengicau yg satu ini rajin bernyanyi dan menyenangkan setiap orang lebih bagi sang pemiliknya. 
Beberapa tips rawatan kenari harian yg sy berlakukan terhadap kenari-kenari sy dirumah dengan kondisi sy pagi-pagi sudah harus menjalani rutunitas yaitu pergi nguli, (Dengan catatan kita lagi merawat lebih dari 3-4 ekor dirumah) situasi ini mungkin saja sama dengan yg sedang om-om semua alami (merawat cukup byk burung).
1. Jam 04:30 Wib

    Buka kerodong perlahan agar brg tidak kaget, lalu gantung lagi diangin2kan.


2. Jam 04:45 Wib
    Semua kandang satu persatu dibersihkan.
    Tambahkan canary seed dengan terlebih dahulu membersihkan kulit canary seed yg didalam cepuk makan
    Ganti minum dengan air bersih, sebelumnya bersihkan cepuk minum yg pasti kotor, licin, dstnya
    Hari sabtu / minggu diberikan multivitamin secara terukur kedalam campuran air minum
   Burung TIDAK DIMANDIKAN, biarkan saja burung mandi sendiri dicepuk minum, nanti tinggal diganti airnya

    Berikan sayuran yg disukai kenari dengan jadwal pemberian untuk kenari-kenari saya:

`Senin, selasa : Sawi hijau
`Rabu : Selada
`Kamis : Sawi putih
`Jumat : Daun mengkudu
`Sabtu – minggu : Sawi hijau
* Lalu gantung kenari dengan saling berjauhan atau terpisah
* Jika area tidak cukup luas, batasi kandang dengan kain kerodong, agar semua burung merasa tenang.
* Jangan lupa memastikan semua pintu kandang sudah tertutup rapat, diberi pegait pengaman lebih baik.


3. Jam 05:30 Wib
* Pekerjaan selesai, lalu yg kita bergegas untuk bersiap mandi dan mempersiapkan segala sesuatunya untuk berangkat nguli.
Untuk hari libur, sabtu dan minggu, penjemuran baru bisa dilakukan dengan terlebih dahulu memandikan kenarinya, dengan disemprot gerimis aja, jangan terlalu kuyup kenarinya dimandikan. biasanya kenari akan melanjutkan mandi sendiri dicepuk minum.
* Penjemura dilakukan dari jam, 7:00 Wib s.d 10:00 Wib
* Jika penjemuran dilakukan agak siang karena sesuatu hal, sebaiknya sayuran jangan diberikan dulu, karena akan cepat kering dan tidak dimakan secara baik oleh kenarinya.
* Jam 10:00 Wib burung diangin-anginkan/dipindahkan ketempat teduh/tempat biasanya kandang kenari digantung.

Memilih Anis Merah

Oleh karena itu kita harus benar-benar selektif dalam memilih burung bahan atau trotol.

Berikut tips memilih burung Anis Merah (AM) yang bagus, berdasarkan ciri fisik (katuranggan) :

  1. Pilih AM jantan, biasanya memakai ring atau kita bisa minta garansi ke penjual bahwa AM yang kita beli jantan.
  2. Pilih AM yang sehat, tidak sakit & tidak cacat fisik. Biasanya AM yang sehat mempunyai sinar mata tajam tdk mengantuk / sering tidur dan tidak bersemangat.
  3. Bentuk mata besar & sinar mata tajam.
  4. Bentuk kepala lonjong.
  5. Bentuk paruh tebal, besar dan panjang. Biasanya mempunyai power suara yang kuat.
  6. Bentuk paruh jika dilihat dari atas terlihat lancip keatas (seperti bentuk buah belimbing).
  7. Sobekan paruh pilih yang paling dekat dengan mata.
  8. Bentuk lubang hidung memanjang dan lebar.
  9. Posisi lubang hidung dekat dengan pangkal paruh.
  10. Bentuk leher panjang.
  11. Postur badan proposional (leher, badan dan ekor yang panjang) dan tidak gemuk.
  12. Sayap mengepit rapat (singset).
  13. Jari-jari panjang.
  14. Ekor berbentuk huruf M.

Gaya teler dendasarkan pengamatan bentuk fisik :

  • Gaya Teler Klasik, bila cara berdirinya tegak, sehingga kaki tampak lebih panjang & jenjang.
  • Gaya Teler Doyong, bila cara berdirinya cenderung ngangkang, artinya posisi jari-jari atau telapak dalam mencengkeram di pangkringan tampak melebar, sehingga posisi badan menjadi lebih rendah. AM dengan gaya teler doyong sekarang sedang banyak diminati.
Tips ini berlaku untuk memilih AM mulai dari trotol, usia muda (bahan) ataupun sudah berumur. Semoga kita bisa memoles dari burung bahan menjadi burung jawara 

Merawat Harian Kenari


Gudang Burung - Perawatan harian untuk burung Kenari relatif sama dengan burung berkicau jenis lainnya, kunci keberhasilan perawatan harian yaitu rutin dan konsisten.


Berikut ini Pola Perawatan Harian dan Stelan Harian untuk burung Kenari:


1. Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan (karamba mandi atau semprot, tergantung pada kebiasaan masing-masing burung)
2. Bersihkan kandang harian. Ganti atau tambahkan Pakan dan Air Minum.
3. Berikan Sayuran segar atau Buah.
4. Penjemuran dapat dilakukan selama 1-2 jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran, sebaiknya burung tidak melihat burung sejenis. 
5. Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit, lalu sangkar dikerodong.
6. Siang hari sampai sore (jam 10.00-15.00) burung dapat di Master dengan suara Master atau burung-burung Master.
7. Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali diteras, boleh dimandikan bila perlu.
8. Kontrol Pakan, Air Minum, Sayuran dan Buah. 
9. Jam 18.00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan suara Master selama masa istirahat sampai pagi harinya.


PENTING

• Kroto segar diberikan 1 sendok teh maksimal 2x seminggu ( jika kenari tidak mau jangan dipaksa)
• Telur Puyuh dapat diberikan 2x seminggu.
• Variasi pemberian sayuran segar dan buah-buahan adalah kunci keberhasilan dalam perawatan burung kenari.
• Asinan harus selalu tersedia didalam sangkar.
• Pengumbaran di kandang umbaran dapat dilakukan 4 jam perhari selama 4 hari dalam seminggu.
• Berikan Multivitamin yang dicampur pada air minum seminggu sekali saja.

Perawatan Kenari


Gudang Burung - Tentunya kita dapat menyaksikan bahwa binatang-binatang piaraan memiliki “perasaan”. Kalau burung kenari di perlukan dengan tenang dan lemah lembut setiap saat, lama - lama (dalam waktu relatif singkat) burung ini akan rnemberikan kepercayaan tertentu kepada yang memeliharanya.

Burung ini dapat belajar dengan cepat untuk mengetahui siapa yang mengisi makanannya, siapa yang membersihkan minumannya dan siapa yang memberikan sayuran kepadanya. Begitu besarnya rasa mudah percaya, sehingga burung kenari ini dapat dilatih untuk bertengger di jari kita atau di telapak tangan kita. Sudah tentu ini harus dengan latihan, yang dapat diatur dengan memakai makanan sebagaimana umumnya para pelatih binatang sirkus melatih binatangnya.

Menangani burung-burung ini memang memerlukan ketenangan, dengan gerakan-gerakan lembut yang selalu terkendali. Dengan cara inilah ada pihak yang berpendapat bahwa memeliliara burung kenari dapat menjadi obat pengendali syaraf bagi para penggemarnya. Sudah tentu ini berlaku bagi penggemar burung kenari yang menangani sendirii pemberian makanannya dan merawatnya. Bukan model penggemar burung yang menyerahkan pemberian makanan dan pemeliharaannya kepada orang lain, misalnya pembantu rumah tangga.

Merawat Jalak Suren


Jalak suren sebenarnya bisa ditemukan hampir di seluruh pelosok Indonesia. Namun, sekarang burung ini semakin sulit ditemukan. Apa yang dialami burung lain, populasinya kian hari kian susut di alam, ternyata juga dialami jalak suren. Pencemaran sawah oleh pestisida, penangkapan untuk dipelihara atau diperdagangkan, dan penciutan hutan merupakan penyebab utama menurunnya populasi jalak suren yang bernama ilmiah Sturnus contra jalla.

Keistimewaan jalak suren Jalak suren dilambangkan sebagai burung jinak penjaga rumah. Dengan memelihara burung ini, rumah akan selalu terjaga setiap hari. Mungkin ada benarnya anggapan ini karena jalak suren merupakan burung yang sangat peka. Jika ada orang datang, akan bersuara nyaring dan bervariasi. Bisa dipahami kalau banyak orang yang memelihara burung ini.

Ada empat alasan orang memelihara jalak suren. Pertama, untuk menjaga rumah. Kedua, untuk kesenangan. Ketiga, untuk memancing suara burung lain agar ikut berkicau. Kecerewetan jalak uren akan merangsang burung lain untuk mengeluarkan nyanyiannya. Jalak suren dapat dijadikan master bagi whamei atau whabi. Keempat, untuk ditangkarkan. Usaha penang-karan dilatarbelakangi oleh kesa-daran terhadap kelestarian jenis burung ini dan alasan ekonomis. Jalak suren hasil penangkaran dapat diperjualbelikan dengan harga Rp 900.000,00 per pasang.

Membedakan jantan dan betina

Jalak suren mulai dewasa pada umur 8-10 bulan. Ciri fisik dan tingkah laku burung jantan dan betina mulai bisa dibedakan. Untuk membedakannya, harus dilakukan dengan pengamatan yang seksama.
Jalak suren jantan memiliki tubuh berbentuk lurus dengan ukuran relatif lebih besar dari betina. Tubuhnya lonjong dan panjang, kepa-lanya lebih besar dan bulat, paruhnya relatif lebih panjang dan kokoh. Bulu kepala, punggung, dan dada berwarna hitam legam dan mengilat. Warna merah pada kulit di atas mata lebih cerah dan jelas. Pada bagian yang memiliki bulu warna putih, di tubuh bagian bawah, kelihatan lebih bersih. Ekornya sedikit lebih panjang dan menyatu. Jari-jari kakinya lebih panjang dan lebih kokoh. Jambul kepalanya lebih panjang dan lebih melebar saat mengembang.


Yang betina memiliki bentuk tubuh bulat dan pendek. Warna hitam dan putihnya agak suram. Paruh, jari kaki, dan ekornya lebih pendek dan halus. Kepalanya agak ramping. Warna merah pada bagian mukanya lebih pucat dibanding burung jantan.

Selain itu, aktivitas dan gerakan burung jantan relatif lebih lincah dan agresif dari yang betina. Suara ocehannya lebih cerewet, bervariasi, dan lebih keras dari betina.Untuk tujuan penangkaran, burung jantan dan betina harus dipilih yang memiliki pandangan mata tajam, postur tegap, gesit, gerakan lincah, suara lantang, dan nafsu makan tinggi.

Cara menangkar


Penangkaran merupakan solusi penting dalam menjaga populasi jalak suren supaya tidak sampai punah. Dalam menangkarkan jalak suren, hal-hal berikut ini perlu diperhatikan.
Kandang sebaiknya memiliki bentuk meninggi. Di dalam kandang disediakan tanaman yang tinggi, bercabang banyak, dan berdaun lebat, misalnya kemuning, klampis, kersen, atau tanaman lain yang mirip dengan tanaman tersebut. Lantai kandang juga perlu ditanami tanaman perdu atau semak dan rumput-rumputan. 



Tempat berteng-ger diupayakan yang besar atau melebar untuk memudahkan perkawinan. Tempat pakan harus cukup memadai dan kebersihannya dijaga. Tempat minum dan mandi juga perlu disediakan. Sinar matahari harus dapat masuk ke kandang secara memadai. Banyaknya sinar matahari yang masuk sangat menentukan produktivitas perkawinan dan telur. Selain itu, tentunya juga perlu tempat berteduh sewaktu ada hujan.


Menurut pengalaman, jalak suren yang ditempatkan dalam kandang berukuran 100 x 175 x 200 cm atau yang lebih besar lagi (3 x 3 x 4 m) ternyata bisa berkembang biak dengan baik. Perlengkapan yang ada di dalam kandang ditata hingga menyerupai kondisi alami.Pakan yang diberikan berupa pepaya, pisang, dan serangga (misalnya kroto, ulat bambu, ulat hongkong, atau jangkrik.


Selain itu, juga diberi voor yang berkualitas baik. Dengan pakan seperti ini, sepasang jalak suren yang sudah jodoh akan berkembang biak dengan baik.Jalak suren mulai siap berbiak pada umur 10-12 bulan. Satu tahun untuk betina dan 1,5-2 tahun untuk jantan merupakan umur ideal untuk penjodohan. Biasanya betina lebih cepat dewasa kelamin dibanding jantan.

Tehnik penjodohan dapat dilakukan dengan beberapa cara. Pertama, kalau jumlahnya banyak, penjodohan bisa dilakukan secara bebas. Artinya, masing-masing burung dibebaskan memilih pasangannya. Bila ada sepasang burung yang saling berdekatan, berkicau sahut-sahutan, dan bercumbu, itu pertanda jodoh. Burung yang sudah jodoh harus dipindahkan dalam kandang tersendiri. Biasanya burung yang sudah jodoh akan merajai di antara yang lain dan menyerang sesamanya atau sebaliknya diganggu oleh yang lain yang sama-sama jodoh atau berebut jodoh. Ini akan mengganggu proses perkawinan dan perkembangbiakan selan-jutnya.


Jika hanya ada dua ekor, seekor jantan dan seekor betina, penjodo-han dapat dilakukan dengan mendekatkan betina ke jantan. Caranya, burung betina dimasukkan dalam sangkar kecil atau sangkar gantung. Burung jantan dibiarkan dalam kandang penangkaran. Selanjutnya, sangkar kecil berisi burung betina dimasukkan ke dalam kandang penangkaran. Karena memiliki sifat berahi yang tinggi dan musim kawin sepanjang tahun, kedua burung ini akan segera jodoh.


Burung yang sudah jodoh akan melakukan perkawinan 2-4 minggu setelah penjodohan. Selanjutnya, burung akan membuat sarang untuk bertelur pada tanaman yang banyak cabangnya.Dalam kandang penangkaran jalak suren dapat dirangsang membuat sarang. Caranya, di beberapa tempat yang layak untuk bersarang -misalnya pada tanaman yang memiliki banyak cabang kuat, terlidung, dan aman dari gangguan- diberi tatanan dasar sarang. Di tempat-tempat yang telah ditentukan itu ditaruh bahan sarang seperti jerami, akar sulur yang panjang, ranting-ranting, atau daun-daunan. Bahan sarang ini ditata melingkar atau dalam tumpukan yang teratur. 

Cara ini dapat merangsang dan membantu jalak suren untuk bersarang.

Jalak suren akan memilih sendiri tempat yang sesuai untuk bersarang. Pembuatan sarang dilakukan selama 5-10 hari, tergantung agresivitas burung. Ukuran sarang termasuk besar. Panjang tumpukan susunan sarang antara 35-45 cm, lebar 20-30 cm, dan tinggi sekitar 20 cm. Lubang tempat keluar masuknya burung berada di permukaan atas sarang, agak miring dengan derajat kemiringan antara 40-45°.


Jalak suren merupakan salah satu, mungkin satu-satunya, jenis dari keluarga Sturnidae yang membuat sarang bukan di dalam rongga pohon, tetapi menaruh sarang pada cabang-cabang pohon.Telur jalak suren berwarna biru, berukuran 19,8 x 27,7 mm, dan berjumlah 3-4 butir. Telur dierami bergantian oleh burung jantan dan betinanya. Telur-telur itu akan menetas setelah 14 hari dierami. Selain sebagai pengganti selama pengeraman telur, yang jantan juga bertindak sebagai penga-man di luar sarang. Anak jalak suren akan dipelihara induknya sampai berumur 1,5 bulan.Jalak suren bisa berkem-bang biak sepanjang tahun. Puncak perkembangbiakan terjadi pada pertengahan tahun, yaitu antara bulan Januari-Juni. Bulan Juli-Desember merupakan masa penurunan perkawinan.

Perawatan anak


Induk jalak suren akan menyuapi anaknya yang baru menetas dari telur dengan pakan berupa serangga, misalnya kroto, belalang, kupu-kupu, jangkrik, ulat hong-kong, ulat bambu, atau jenis serangga lain yang dijumpai. Anak jalak suren jarang disuapi buah-buahan. Demikian pula dengan anak yang sudah keluar dari sarang, pakan yang diberikan berupa serangga, sampai anakan umur 1-1,5 bulan. Setelah itu anak jalak suren mulai makan buah-buahan.


Pemberian makanan dilakukan 1-2 jam sekali setiap hari. Kira-kira umur 1,5 bulan anak jalak suren sudah disapih oleh induknya.Selanjutnya anak jalak suren dapat dipisah dari induknya dan diperlakukan seperti halnya jalak suren dewasa. Burung muda ini selanjutnya bisa dilatih suaranya atau ditangkarkan seperti induknya.

Melatih Cendet


Cendet adalah burung sawah yang dapat menirukan suara burung jenis lain. Oleh karena itu Cendet mendapat julukan si burung sawah yang cerdas. Suara khasnya memang kurang enak bila di dengar, namun apabila ia sudah dimaster dengan suara burung lain maka suara yang dinyanyikannya akan semakin indah dan enak di dengar.

 Master yang baik untuk burung cendet ini adalah : cucak jenggot, love bird, cililin, belalang, burung gereja (sedang tarung), branjangan, ciblek, kenari dan jalak uret. Apabila cendet kesayangan Anda memiliki semua jenis suara burung master tersebut maka tinggal bagaimana melatih mentalnya saja agar tidak drop ketika berada di arena lomba atau kontes burung berkicau.

Menu utama pakan burung cendet adalah jangkrik. Disamping jangkrik extrafooding lainnya juga perlu diberikan semisal : kroto & ulat hongkong. Voer yang diberikan harus memiliki kandungan protein dan gizi yang baik. Merk tak jadi masalah boleh apa saja.

Ciri khas burung cendet adalah ekornya yang panjang dan akan meliuk-liuk jika sedang berbunyi. Sifat asli burung cendet adalah galak dan jika mematuk biasanya dia akan sekaligus menggigit dengan paruhnya yang tajam dan meninggalkan bekas gigitannya ditangan.


Namun apabila burung cendet ini kita pelihara sejak piyikan maka sifat galaknya akan sedikit hilang bahkan burung ini jika melihat tangan kita mendekat ia akan langsung turun seolah-oleh kita akan memberinya makan (jangkrik atau ulat).

Perawatan Cendet untuk sehari-hari ala penulis blog ini :

1. Jam 06.30 Burung dikeluarkan dari dalam rumah, kemudian buka krodong. Biarkan bunyi sampai jam 07.00. Kemudian baru dimandikan (disemprot).


2. Setelah dimandikan berikan jangkrik 10 ekor dan telor semut (kroto) secukupnya (1 sendok makan) itu sudah cukup, lalu dijemur hingga jam 12.00 siang. Setelah itu ambil kandang dan biarkan dulu dianginkan di teras rumah lebih kurang 15 menit. Kemudian tutup kandang dengan kerodong.


3. Jam 15.00 sore kandang burung kembali di buka kerodongnya dan langsung dijemur. Lantas burung dimandikan beri jangkrik 5 ekor dan kroto 1 sendok makan, langsung jemur. Proses penjemuran sampai jam 16.00 sore. Setelah itu burung di kerodong kembali dan tempatkan di dalam ruangan untuk istirahat.


4. Perawatan di atas dilakukan mulai dari hari Senin s.d. Kamis. Untuk hari Jum'at dan Sabtu menu jangkrik ditambah biasanya pagi : 10 ekor di tambah menjadi 15 ekor dan sore biasanya 5 ekor ditambah menjadi 7 ekor serta diberi ulat hongkong 3 ekor pagi dan 3 ekor sore hari.


5. Hari Minggu ketika burung akan di lombakan pemberian jangkrik dan kroto tetap hanya ditambah ulat hongkong 5 ekor menjelang lomba. Setelah lomba kaki cendet disemprot dan kembali di beri jangkrik 5 ekor. serta ulat hongkong 3 ekor.

Burung biasanya dilombakan 2 x dalam 1 bulan ini bertujuan agar stamina burung cendet tetap stabil. Bila stamina kurang baik akan dapat mempengaruhi mental dari burung cendet itu sendiri.

Merawat dan Melatih Cendet pasca ngurak harus lebih intensif lagi. Dikarenakan biasanya burung yang selesai ngurak staminanya masih lemah dan mentalnya sedikit ngedrop bila di hadapkan dengan burung sejenisnya. Burung cendet yang baru saja selesai mengalami proses ngurak harus lebih banyak asupan nutrisinya. Extra fooding seperti jangkrik diberikan sesuai / sama dengan takaran yang sama dengan sebelum ngurak begitu juga dengan yang lainnya. Burung-burung master usahakan selalu ditempel di dekat kandang cendet. Ini bertujuan agar suara isian tidak hilang.

Kacer - Merawat Harian


Gudang Burung -  Perawatan harian untuk burung Kacer relatif sama dengan burung berkicau jenis lainnya, kunci keberhasilan perawatan harian yaitu rutin dan konsisten.



Berikut ini Pola Perawatan Harian dan Stelan Harian untuk burung Kacer:
  1. Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan (karamba mandi atau semprot, tergantung pada kebiasaan masing-masing burung).
  2. Bersihkan kandang harian. Ganti atau tambahkan Voer dan Air Minum.
  3. Berikan Jangkrik 3 ekor pada cepuk EF. Jangan pernah memberikan Jangkrik secara langsung pada burung.
  4. Penjemuran dapat dilakukan selama 1-2 jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran, sebaiknya burung tidak melihat burung sejenis.
  5. Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit, lalu sangkar dikerodong.
  6. Siang hari sampai sore (jam 10.00-15.00) burung dapat di Master dengan suara Master atau burung-burung Master.
  7. Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali diteras, boleh dimandikan bila perlu.
  8. Berikan Jangkrik 2 ekor pada cepuk EF.
  9. Jam 18.00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan suara Master selama masa istirahat sampai pagi harinya.


PENTING
  • Kroto segar diberikan 1 sendok makan maksimal 4x seminggu.
  • Pemberian Cacing diberikan 1 ekor 2x seminggu.
  • Pengumbaran di kandang umbaran dapat dilakukan 4 jam perhari selama 4 hari dalam seminggu.
  • Berikan Multivitamin yang dicampur pada air minum seminggu sekali saja.


PENANGANAN APABILA BURUNG KACER OVER BIRAHI
  • Pangkas porsi Jangkrik menjadi 2 pagi dan 2 sore
  • Lakukan pengembunan (jam 05.30-06.00)
  • Berikan Cacing 2 ekor 2x seminggu
  • Frekuensi mandi dibuat lebih sering, misalnya pagi-siang dan sore
  • Lamanya penjemuran dikurangi menjadi 30 menit/hari saja
  • Waktu pengumbaran dibuat lebih sering dan lebih lama


PENANGANAN APABILA BURUNG KACER KONDISINYA DROP
  • Tingkatkan porsi pemberian Jangkrik menjadi 5 pagi dan 5 sore
  • Tingkatkan porsi pemberian Kroto menjadi setiap hari
  • Berikan Kelabang 2 ekor seminggu sekali
  • Mandi dibuat 2 hari sekali saja
  • Burung segera diisolasi, jangan melihat dan mendengar burung Kacer lain dahulu
  • Lamanya penjemuran ditambah menjadi 2-3 jam/hari


PENANGANAN APABILA BURUNG KACER MBAGONG
  • Frekuensi mandi dibuat lebih sering, misalnya pagi-siang dan sore
  • Lakukan mandi malam. Minimal seminggu sekali.
  • Mandi pasir sewaktu penjemuran dengan menyediakan bak khusus berisi pasir bersih yang sudah diayak. Lakukan minimal seminggu sekali.
  • Stelan EF perlu di atur ulang menjadi setengah dari porsi awal.
  • Bisa diberikan Ulat Bambu 2 ekor seminggu seka

Merawat Burung Moulting


Gudang Burung - Para penggemar burung ocehan terutama pemula dalam merawat burung masih kadang bermalas malasan, bukan itu saja,Pemain gaekpun juga masih banyak yang kurang memahami/menguasai tata cara perawatan tepat baik,apalagi saat burung tersebut, sedang dalam kondisi rontok bulu atau menyulamrasa ogah ogahan sering timbul,bila sudah demikian, maka akan berakibat burung bisa fatalnya tidak mau berbunyi.





 Dilapangan juga banyak penggemar yang sering tidak sabar dalam merawatnya sehingga mengakibatkan menurunnya kwalitas suara kicaunnya. Dalam kondisi ini kalau tidak di perhatikan secara serius maka burung kesayangan itu akan cepat rusak, sehingga terbesit akan di jual ala kadarnya, tidak jadi demikian kita perlu mengetahui dan melaksanakan perwatan yang baik serta benar agar burung tersebut kembali pulih. Kini dengan terbitnya media majalah burung pas online ini, berusaha membantu dan menyajikan cara merawat burung yang lebih tepat, rubric ini di rangkum dari para pakar dan perawat handal,yang sudah terbiasa merawat burung berkicau yang sedang mengalami proses ganti bulu.







Adapun TIPS PERAWATAN BURUNG BERKICAU AGAR CEPAT GANTI BULU

Sebagai berikut : pertama lakukan pengurangan makanan berupa kroto (tidak jor-joran) Kedua berikan
Ketiga berikan sekitar 7 ekor Jangkrik dan (biarkan dia makan semampunya) ke empat kondisikan burung agar tetap hangat, bila perlu di kerodong saat mal;am hari. Ke Lima sinar matahari hendaknya di kurangi (jangan di jemur berlarut larut) kecuali burung yang mengalami kedinginan diperlukan sinar matahari yang cukup.


 Ke Enam berikan menu cacing yang sudah di sterilkan (jangan mengambil dari dalam tanah secara langsung.) Untuk saat ini telah banyak beredar aneka cacing yang sudah di sterilkan. Ke tujuh rawat dengan teliti, hati-hati serta sabar tetapi serius dan penuh tanggung jawab. makanan yang berprotein tinggi dan mengandung lemak, kemudian berikan menu ransum berupa voer atau (BR) atau pakan khusus ocehan yang telah di buat dengan kadar protein yang telah di formula secara khusus akan kandungan nutrisinya.





PERAWATAN YANG SEDANG MENGALAMI PROSES GANTI BULU


Berikut ini juga di uraikan perawatan burung yang sedang proses ganti bulu. Sebelum melakukan secara mendalam diperlukan pemahaman yang lebih teliti agar hasilnya memuaskan. Lebih lanjutnya mari kita simak tips dan trik sebagai berikut : Pertama burung yang sedang proses ganti bulu juga memerlukan makanan yang bergizi dengan protein yang cukup. Dalam proses ini, burung selalu memerlukan makanan yang mengandung protein yang tinggi minimal sekitar 17% protein serta pakan yang mengandung energi yang cukup. Ke dua berikan Jangrik setiap pagi minimal 2 ekor dan sore 2 ekor,namun pemberian jangkrik ini hendaknya di berikan secara rutin tiap hari sampai keadaan bulu burung pulih, kalo sudah demikian maka burung akan siap berkicau setelah tenaga sudah vit. 


Ke tiga makanan kroto juga diperlukan, namun hanya 3 hari sekali dan itupun tak boleh berlebihan, hal ini harus dibatasi dalam wadah pakan (secukupnya)Kempat pemberian buah juga harus di hindari kecuali bila burung itu makanan kesukaannya berupa buah, maka dapat diberikan sesuai porsinya. Hal ini dapat kita ambil contoh semisal seperti Cucak Rowo,Jenggot,trucuk dll itukan jelas makan kesukaanya buah buahan maka perlu di sediaka. Ke limaKe enam lakukan perawatan kandang /sangkar dalam keadaan bersih tanpa kotoran, sedang untuk tempat makan,dan minum juga harus bersih, jangan dibiasakan tempat minum sampai berlumutan sampai warna hijau atau kehitam-hitaman, nah ini perlu di hindari, dan bila perlu setiap dua ( 2) hari sekali di bersihkan. penjemuran diperlukan hanya sekitar lima 10 s/d 15 menit saja, itu pun bila ada sinar matahari. 

Ke enam burung Jangan di mandikan, karena bila mandi burung akan selalu didis (bersolek) dan kemudian hanya akan ngibas-ngibaskan sayapnya, penting kita ketahui apa yang terjadi bila hanya demikian ? tentu hal yang demikian, bulu yang baru tumbuh dan masih muda tersebut mudah rusak atau rontok, sebab bulu belum kuat. Oleh karenanya, kita harus menghindari mandi sebelum bulu kuat. Namun bila mandi diperlukan hanya kita hanya memandikan pakai sprayer saja, itupun jangan sampai basah kuyup atau menggigil kedinginan. Perawatan yang terakhir Kerodonglah burung kesayangan anda itu,agar tetap tenang dan tidak mendengar suara gaduh (sebaiknya di tempatkan pada kamar tersendiri secara khusus biar tak terganggu). Kemudian besuk paginya burung akan vit segar,serta lincah.